Skip to main content

Posts

Showing posts with the label budaya jawa

Lencir Kuning

Lencir Kuning - Ami Ds ft. Edi Laras Cengkir gading mas, dinggo rujakan  Kurang manis e manis, ditambah gulo  Lencir kuning mas, dadi pikiran  Awan bengi mung tansah ketok nong moto  Duh aduh bapak, aduh aduh aduh biyung, ayo yung  Koyo ngene rasane wong nandang wuyung  Tak rewangi pitung dino alah pitung bengi  Pati geni rasane setengah mati  Oh my darling setengah sadar, setengah eling  Rumangsaku lungguh jejer karo siliramu  Milang miling opo bener sing lencir kuning  Tiwas dipithing, jebule mung bantal guling  Alah cengkir gading, ding..aku milih sing lencir kuning, ning  Rowang rawing yen ra kuwi trimo ra nyanding  Modal nekat demi cinta demi martabat, boat  Cinta ditolak dukun yang harus bertindak

Edan Turun

Kalau ditilik - tilik ..sudah lumayan lama saya tidak membahas lagu - lagu campursari. Untuk saat ini perhatian saya sedang "tersedot" pada self-help , jadi maklum saja yah..hoho . Hari ini saya akan membahas lagu, memang bukan campursari, tapi lagu "kedaerahan" juga yang berjudul Edan Turun. Lagu yang berasal dari daerah Banyuwangi ini menggunakan lirik berbahasa Osing . Sekilas ketika saya mendengar bahasa asal Banyuwangi ini, terdengar seperti campuran antara bahasa Sunda dan bahasa Jawa. Tapi, bahkan orang tua saya yang berbahasa Jawa saja tidak mengerti arti lagu tersebut. Edan Turun Langit hang dadi saksi, bumi milu nyakseni Suci lan putihe, tulus lan ikhlase Welas sun nyang riko.. Paran tah paran maning, hang nggawe atin riko Magih mangu mangu, sing gelem telikas nompo welas isun.. Ngelayung biso isun  dung sing  biso nduweni, Biso sun linglung, koyo wong edan turun.. Serange atinisun, serange welas isun, Nemen nyang riko, nyang...

Lirik Becak Solo

Becak Becak Solo mlakune alon prasojo  Sing nyopir sopan santun toto kromo  Genjotane katek mantep ora ngersulo  Tumpakane ora nyuoro menake roso  Becak Solo rino wengi datan kembo  Wira wiri golek penumpang koyo upo  Ora ninggalke peraturan sing wis ono  Becak Solo nyoto tan gawe kuciwo  E, Pak Becak kulo mang terke teng bunderan  Bunderane wonten sisih pundi den ayu?  Niku ketok melok melok bunderane  Niko ngonten bunderan Banjarsari  E, Pak Becak kulo numpak bola – bali  Ndiko purun kulo bayar kalih niki?  Purun mawon angger kulo mboten rugi  Nyopir becak rino wengi pados rejeki  See my previous post about “Becak Solo” here . “Becak” is one form of traditional transportation in Indonesia. In English, it is called cycle rickshaw. It powered by human pedaling. Becak usually contain three wheels, passenger seat and pedal. Becak or cycle rickshaw are wide...

opini : lagu Sambel Kemangi (part II)

Sambel Kemangi dan Kesederhanaan Irama lagu “ Sambel Kemangi ” yang sederhana dan mengingatkan akan kesederhanaan juga membawa saya pada bayangan suasana desa di siang menjelang sore hari. Jalan – jalan desa yang lebar dengan jejeran sawah di pinggirnya. Penduduk yang berlalu lalang di jalanan relatif sedikit karena biasanya pada siang hari mereka sibuk bekerja di sawah atau pergi ke pasar. Anak – anak juga beberapa terlihat pulang dari sekolah menggunakan sepeda atau bergerombol berjalan kaki. Ibu – ibu bersantai di depan rumah sambil membersihkan sayuran atau menunggui anak balita mereka yang sedang bermain. Beberapa petani mulai pulang dari sawah untuk beristirahat dan bersiap menyantap makan siang serta sembahyang dzuhur. Ah, jadi kangen Jogja deh >.< hehe .

opini : lagu Sambel Kemangi (part I)

Mindful Eating enake jangan asem kecut, sambele kemangi mangane bubar nyambut gawe nadyan lawuh tempe ning sehat awake segere ngombe banyu kendi rokok nglinting dewe nadyan mung manggon ono ndeso nyatane ayem tentrem kumpul sak kluargo aku nrimo watone pokok seger waras kayaku lumpukno kanggo ngragati sawah ugo tuku bibit lan rabuke mangan sak mbendinane sego sambel kemangi enak opo wong urip ono ngalam dunyo yen wegah rekoso urip ra biso mulyo kudangane romo lan ibune sregepo nyambut gawe ojo lali gustine.

Lirik Lagu Merapi lan Merbabu - Anik Sunyahni

Romantic Song♥ (Campursari Version) Saya pernah menulis artikel mengenai lagu Merapi lan Merbabu beberapa waktu yang lalu. Saat itu, saya menuangkan pikiran dan perasaan saya terhadap lagu yang dinyanyikan Anik Sunyahni ini dengan berbekal lirik yang sepenggal – penggal. Setelah saya mendapatkan lirik lagu ini secara keseluruhan, ternyata saya mendapatkan makna baru dari lagu ini. Saya merasa bahwa lagu ini merupakan lagu yang sangat romantis karena menggambarkan kesetiaan perasaan seseorang terhadap pasangan hidupnya. Lirik lagunya yang indah diiringi musik yang lembut membuat lagu ini selalu ada dalam playlist saya :).

opini : buku Back Door Java (bagian 4)

Jejak Kampung Rumah Putri Saya menemukan buku Back Door Java hampir dua tahun yang lalu. Ketertarikan saya terhadap tema etnografi di sebuah perkampungan di Kota Jogja membuat saya tetap membaca buku tersebut sampai hari ini. Buku Back Door Java secara umum membahas tentang kehidupan kampung Rumah Putri di Jogjakarta –hubungan antara warga kampung, peran ibu rumah tangga, sampai fungsi rumah dalam suatu kampung. Saya pernah menuliskan beberapa catatan mengenai buku ini di beberapa tulisan sebelumnya. Bagian pertama , kedua dan ketiga . Sebetulnya masih banyak hal – hal menarik dalam buku ini. Jadi kalau ingin lebih lengkap, silakan baca bukunya sendiri ^^. Kampung Suryoputran, Jogjakarta

opini : lagu Sengit - Nurhana ft. Manthous

Nurhana Sri Wiryanti , atau lebih dikenal dengan Nurhana, adalah salah satu penyanyi campursari favorit saya yang berasal dari Jawa Tengah. Nurhana lahir pada tanggal 9 Maret 1987 di Boyolali dan telah menikah dengan seorang dalang terkenal di Semarang yang bernama Ki Djoko Hadi Wijoyo. Terlahir dari keluarga seniman, Nurhana sudah menggeluti seni tarik suara sejak kecil. Ayahnya yang seorang dalang dan ibunya yang seorang pesinden, membawa Nurhana menjadi penyanyi “serba bisa”. Ia mampu nyinden , menyanyikan lagu langgam, menyanyikan lagu campursari dan bahkan lagu dangdut. Salah satu lagu yang populer dinyanyikan Nurhana bersama Manthous adalah “ Sengit ”. Lagu ini merupakan lagu gubahan Ki Sukisno yang mengisahkan tentang problematika kehidupan pasangan suami istri. “Sengit” diartikan sebagai kesal, benci atau tidak menyenangkan. Seperti tipikal lagu campursari yang dinyanyikan secara duo, lirik “Sengit” berisi tentang percakapan antara seorang istri dan suami yang saling men...

Didi Kempot - Sewu Kuto (Thousand Cities)

Love for Campursari Sewu Kuto is a song composed by Didi Prasetyo, an campursari artist from Solo, Center Java, Indonesia. Didi Prasetyo is well-known as Didi Kempot. He is a son of popular comedian from Solo, and also a brother of Srimulat comedian, Mamiek Prakoso. Didi Kempot started his career in music industry as a street singer in Jakarta. He then started to compose a lot of nice songs. As a street singer, he ever appeared in national TV, TVRI. Seeing good potential in Didi, his brother finally introduced him to a producer. Because of his nice and original songs, Didi Kempot was offered to record his songs. Since then, Didi Kempot had known as a popular campursari artist. He has made lot of popular and hit songs, such as Stasiun Balapan, Tanjung Mas Ninggal Janji and Perawan Kalimantan . Didi Kempot also popular in some foreign countries and he had been awarded by President of Suriname in 1996. Last year in 2014, Didi Kempot released an album called “ Ketaman Asmoro ” which...

opini : lagu Panjerino - Anik Sunyahni

Romantic Song ❤ Panjerino merupakan lagu yang populer dinyanyikan oleh maestro campursari, Manthous. Cukup banyak penyanyi campursari yang melantunkan lagu ini. Saya jatuh hati pada lagu ini ketika saya mendengar Anik Sunyahni juga menyanyikan Panjerino. Lagu ini menjadi lagu favorit saya karena selain nada – nadanya yang lembut dan indah, Panjerino juga memiliki lirik yang sangat romantis. Lintang Panjerino merujuk pada artikel ini , merupakan bintang yang bersinar ketika dini hari sebelum matahari muncul. Lagu Panjerino mengisahkan seseorang yang sedang menantikan sang kekasih setelah lama tidak bertemu. Diceritakan bahwa sang kekasih akan menggunakan kereta senja untuk pulang ke kampung halamannya. Ia menunggu kedatangan sang kekasih yang akan sampai di Stasiun Solo Balapan pada dini hari. Betapa orang yang merindu ini sangat ingin bertemu kekasihnya, sehingga ia rela menunggu di stasiun sampai dini hari.

opini : Buku Java Beat in The Big Apple

Catatan Perjalanan Istimewa Buku Java Beat in The Big Apple merupakan sebuah catatan perjalanan kelompok musik hip hop asal Jogjakarta, Jogja Hip Hop Foundation, yang melakukan tur di beberapa kota di Amerika Serikat. Jogja Hip Hop Foundation memiliki ciri khas musik hip hop dicampur gamelan dengan penggunaan bahasa Jawa yang dominan serta lirik – lirik yang bersumber pada nilai tradisional. Kelompok musik hip hop yang berdiri pada tanggal 20 Juli ini, mendapat undangan dari pemerintah Amerika untuk melakukan tur dalam sebuah program bernama Center Stage US 2012 . Program ini mengemban misi diplomasi kebudayaan yaitu membangun dialog melalui seni-budaya. Buku catatan perjalanan Jogja Hip Hop Foundation selama menjalani tur ini ditulis oleh rapper sekaligus founder Jogja Hip Hop Foundation, Marzuki Mohamad alias Kill the DJ.

opini : lagu Opo Aku Iki - Soimah

Opo Aku Iki Mas, opo aku iku isih kurang ayu?opo kurang seksi to, mas Mumet, mumet, aku mumet mikirke kowe saben bengi lungo – lungo jarene pamite ronda tak dhelok jatahmu ronda, lah kok jenengmu ra ono alasane ngganti konco mergo sak iki ra iso Pikiranku, bingung Wetengku, kembung ngerti jerawatku sing gedhe – gedhe koyo jagung jare pamit ronda, lah kok golek rondo opo ora mangkel ngerti ngono kuwi? huh, ngono kok jare cinta setengah mati..

opini : Lagu Waru Doyong

#nowplaying waru doyong by anik sunyahni ft. endah laras ♫ Maraknya penggunaan media sosial di kalangan anak muda telah membawa kita ke era yang relatif lebih baru. Sekarang, mayoritas dari kawula muda memiliki media sosial, baik satu, dua atau bahkan semua media sosial di”koleksi”nya. Terdapat berbagai alasan dibalik penggunaan media sosial ini, dari mulai untuk menjalin silaturahmi, meng­-update informasi, bisnis online shop , atau sekadar eksis mengikuti perkembangan terbaru. Dari pengamatan kawula muda yang kurang begitu gaul ini (saya) terdapat salah satu trend yang sering saya temui di media sosial, yaitu ketika kita mendengarkan sebuah lagu maka kita akan men-share nya lewat media sosial. Kebanyakan lagu yang di-share tersebut adalah lagu berbahasa inggris alias lagu barat, namun terkadang juga banyak yang nge -share lagu asli Indonesia. Saya juga sering kok nge -share lagu, terutama kalau sedang galau hehe .

opini : lagu Slenco - Cak Diqin ft. Dini Aditama

Another Creative Song Lagu “Slenco” ciptaan Cak Diqin ini merupakan salah satu lagu favorit saya –yang baru saya dengar akhir – akhir ini. Cak Diqin, yang memiliki nama asli Muhammad Sodiqin itu, menyanyikan lagu ini bersama seorang penyanyi bersuara merdu, Dini Aditama. Pertama kali saya mendengar lagu ini di radio, saya merasa bingung karena lirik lagunya tidak ada yang nyambung . Awalnya saya tidak terlalu memikirkan, tapi karena lagunya enak didengar lama – lama saya penasaran dan mencari – cari info serta video lagu “Slenco”. Ternyata benar saja, -karena sebelumnya saya tidak tahu apa arti “Slenco”- lagu ini sudah diberi judul “ Ga Nyambung ” oleh sang pencipta lagu. Menurut saya, lagu ini unik dan kreatif –juga menghibur serta enak didengar.

opini : lagu Perawan Kalimantan - Didi Kempot ft. Yan Velia

Dua Jurus Pamungkas Lagu ciptaan Nanang Irwan ini memiliki dua versi, yaitu dalam bahasa Jawa dan bahasa Banjar. “Perawan Kalimantan” dinyanyikan secara apik oleh seniman campursari modern, Didi Kempot, yang berduet dengan beberapa penyanyi wanita. Saya mendengar lagu ini pertama kali dalam versi bahasa Jawa di radio. Dalam versi bahasa Jawa, Didi Kempot menyanyikan “Perawan Kalimantan” bersama seorang penyanyi bernama Yan Velia. Hal yang membuat saya tertarik dengan lagu ini adalah, mengapa ya harus Kalimantan? hehe .

opini : lagu Ojo Kondo Sopo-Sopo - Cak Diqin ft. Endah Laras

Ketika Cinta Tak Harus Memiliki Salah satu lagu campursari favorit yang saya temukan sekitar tiga tahun lalu ini merupakan ciptaan seorang penyanyi campursari asal kota Banyuwangi, Cak Diqin. Lagu berjudul Ojo Kondo Sopo – Sopo ini dinyanyikan dengan apik bersama penyanyi campursari bersuara merdu nan multitalented , Endah Laras. Menurut saya, lagu ini termasuk lagu bertema “sedih” karena mengisahkan tentang seorang lelaki yang cintanya ditolak oleh gadis pujaannya. Saya menyukai lagu ciptaan Cak Diqin ini karena walaupun bertema sedih, lagu ini tidak terdengar menyedihkan. Musiknya tidak terlalu cepat, tidak terlalu lambat, tapi menenangkan dan enak untuk didengarkan -khususnya bagi yang sedang merasa mellow karena cintanya bertepuk sebelah tangan.. hehe . Hal lain yang membuat saya jatuh cinta pada lagu ini tentunya karena suara mbak Endah Laras yang selalu terdengar bening dan indah.

opini : buku Back Door Java (bagian 3)

Rumah dan Sebuah Pintu Belakang yang Hilang Menurut Janice, Kampung Rumah Putri didominasi oleh kelompok keluarga besar. Biasanya, di kampung terdapat tradisi ketika orang tua akan menyiapkan sebidang tanah dengan rumah untuk anak – anaknya. Warga kampung pada umumnya masih memiliki ikatan saudara -walaupun terkadang ikatan jauh. Saya juga mengamati hal ini terjadi di desa tempat kakek dan nenek saya tinggal. Dari 6 orang anak kakek, hanya ayah saya saja yang tinggal di kota berlainan. Salah satu om saya yang tertua tinggal di desa yang sama, tapi berbeda dusun. Satu om yang lain membangun rumah tepat di samping rumah kakek. Satu tante saya juga membangun rumah di dekat rumah kakek. Salah satu tante yang lain tinggal di desa yang sama, hanya di dusun yang berbeda dari dusun kakek maupun dusun om yang tertua. Bahkan, tante yang paling muda dan suaminya tinggal satu rumah dengan kakek dan nenek. Setiap lebaran tiba, saya dan keluarga dari ayah pergi mengunjungi kerabat – kerabat t...

opini : buku Back Door Java (bagian 2)

Kehidupan Warga Kampung Warga Kampung Rumah Putri beranggapan bahwa tinggal di kampung lebih baik daripada tinggal di kota. Kehidupan di kampung kental dengan sikap tolong menolong dan tenggang rasa. Ada saja warga yang memberi makanan pada tetangganya, bila si tetangga tersebut tidak memiliki apa – apa untuk dimakan. Kedekatan antar warga kampung ini akhirnya menimbulkan suatu peraturan tidak tertulis bahwa warga yang tidak ambil bagian dalam kehidupan kampung akan dikucilkan. Seorang warga kampung yang tidak pernah keluar rumah di sore hari untuk sekadar ngobrol dengan tetangga atau menyapu halaman rumah, dianggap tidak ambil bagian dalam kehidupan kampung. Begitu juga dengan warga yang sepulang kerja tidak membiarkan pintu rumahnya terbuka dan tidak pernah tampak di depan rumah akan dituding bukan warga kampung. Janice menyimpulkan, agar diterima sebagai warga kampung, setidaknya ia harus membiarkan pintu rumahnya terbuka pada saat – saat tertentu dan muncul di halaman rumah ses...

opini : buku Back Door Java (bagian I)

Kampung dan Orang Kampung.. Jalan Malioboro, Jogjakarta Penelitian yang dilakukan oleh etnografer asal Amerika, Janice Newberry, mungkin memang sudah lama (awal tahun 2000-an) tetapi tetap menarik bagi saya. Fokus dari penelitian ini sebetulnya ada dua, yaitu meneliti kegiatan perkumpulan nasional untuk ibu rumah tangga (PKK) dan meneliti kehidupan orang Jawa -kelas pekerja- di perkotaan. Agak sulit bagi saya untuk memahami semua isi buku karangan Janice ini karena banyak kalimat - kalimat khas etnografi yang kurang saya mengerti. Namun, saya menyukai buku ini karena tertarik pada gambaran mengenai kehidupan warga sebuah kampung bernama Rumah Putri. Sebuah kampung yang -konon- terletak di tengah kota Jogjakarta dan berbatasan langsung dengan keraton.

opini : lagu Adol Konco - Anik Sunyahni

Menjadi Penyanyi Campursari^^ Sudah lama saya browsing di internet, mencari - cari lirik dan makna lagu Adol Konco yang dinyanyikan oleh mbak Anik Sunyahni. Sulit ternyata >.<..bahkan lirik lagunya saja sampai saat ini saya tidak menemukan. Video klip di youtube juga tidak ada. Tapi, saya benar - benar penasaran sekaligus benar - benar jatuh cinta pada lagu ini (termasuk pada suara mbak Anik yang selalu terdengar khas di telinga saya). Akhirnya, saya meminta tolong kepada salah seorang teman untuk menuliskan lirik lagu Adol Konco ini, hehe ..