Skip to main content

Posts

Bahasa Cinta

Are We Speak a Different Language? Komunikasi merupakan hal yang penting dalam menjalin hubungan sesama manusia. Seandainya kita tidak ingin capek – capek berkomunikasi dengan orang lain, tentu saja kita tidak akan menjadi bagian dari kehidupan ini. Sendirian saja lah yaaaa XD Nah , agar komunikasi tersampaikan dengan baik maka kita harus memerhatikan faktor bahasa. Saya ingin memberi kiasan seperti ini :  Misalnya saja apabila kita mengobrol dengan orang yang berbahasa Perancis menggunakan Bahasa Indonesia, akankah lawan bicara kita mengerti dengan kata – kata kita? Kata – kata saja tidak dimengerti, apalagi maksud dari kata – kata tersebut. Ketika kita mengatakan “Siapa nama Anda?”, mungkin dia akan menjawab “ Je ne comprends pas !”. Hah, dia ngomong apa sih ? Mungkin kita akan mengulang – ulang pertanyaan kita dan berharap ia memberi tahu namanya. Tentu saja ia juga akan mengulang – ulang jawabannya dan mungkin akhirnya pergi karena kesal berbicara dengan kita. Hoho ...

little project (2)

Lifelong Learner This is one of my friend for sixteen years, saying ... Ketika ditanya mengenai “apa sih yang paling berkesan tentang saya di matanya?”, dia menjawab : baik, idolanya banyak, mau belajar, supel, temen aku yang paling ok . Hoho . Bahkan meskipun kita sudah dekat dalam jangka waktu yang relatif lama, ia tidak menyebutkan apa saja yang berkesan namun mengesalkan dari saya :D She’s really my dear ♥ Ada yang menarik dari kesan yang ia sampaikan, pertama : saya punya banyak idola. Sebetulnya selain banyak idola, dia juga selalu merasa bahwa saya ini punya banyak kecengan. Haha . Menghabiskan hampir seluruh masa – masa di sekolah bersamanya, teman saya yang satu ini tentu saja sangat mengetahui bagaimana dulu (dulu loh ya... hihi) saya mudah kagum terhadap lawan jenis. Meskipun ala ala anak sekolah. Kadang saya suka hanya gaya rambutnya, atau jaketnya, atau kerennya “si dia” ketika tampil di pentas sekolah...dan masih banyak lagi. Berbagai macam kekonyolan juga per...

Happy Birthday!!!

Epilogue ♥ I’m not a birthday person –not any other celebration day person too. But I love spelling my own birthday date, I don’t know for what reason. It sounds beautiful in my ear when someone says ‘2nd November’ –well, it’s my birthday anyway. I didn’t have any special celebration or doing something different on my birthday, I treat it just like another day in my life.  But I think it’s really nice to hear people say “happy birthday” to me and wishing me well or even get a special gift from someone –but that’s never my priority. So sometimes I like to say happy birthday and wishing them well when one of my friend or family celebrating birthday. In a rare occasion, when I have a spare time and some ideas, I can make this kind of happy birthday greeting for my friend . Few days ago I started to think like this : “What kind of gift I could give to myself in my birthday?”. Most people will pampering themselves, maybe go to spa, beauty salon or have a day-off. Some...

little project (1)

My Story with PMS Salah seorang teman saya mengatakan bahwa saya adalah orang yang plin plan dan moody-an ketika ditanya hal apa yang paling berkesan tentang saya. Well , saya tidak sepenuhnya seperti itu ( cross my finger ) tetapi memang ada “periode” ketika saya mengalami severe   mood swing  dan menjadi sangat plin plan alias membingungkan –jangankan dia, saya sendiri juga bingung :D. Selain terkena mood swing , biasanya juga dibarengi dengan perasaan over sensitive , mudah murung serta perasaan – perasaan gloomy lainnya.  Awalnya saya tidak begitu menyadari perubahaan mood drastis yang saya alami. Saya menganggap bahwa hal tersebut adalah part of being a human . Kadang kita bersemangat, kadang kita lelah. You know life is never flat. But thanks to my diary , beberapa waktu yang lalu saya menyadari bahwa di hari – hari menjelang jadwal datang bulan (menstruasi), saya menyadari bahwa terkadang mood swing  saya bisa sangat tidak terkontrol. Misalnya, ...

Desi Anwar

A Simple Life I found this book on June 2015 in a bookstore and instantly fell in love with it at the first sight. I’m so excited to know that this book is written in English -with affordable price, compared to imported books. A Simple Life is a book written by my favorite journalist, news anchor and presenter, Desi Anwar and published by Gramedia Pustaka Utama. This book contains 53 parts about Desi’s thoughts, perspective and opinion about living a simple yet meaningful life. Desi Anwar has a great interest in photography and she included many of photos taken by her during her visit to many countries, such as Italy, Poland, India, Austria and Finland. I’ve read this book many times and never get bored. I got new insights everytime I re-read her book. Desi poured her thoughts trough this book with a simple explanation yet so touching and inspiring. My favorite part of this book is “The Perpetual Learner” which is about her father’s will to continue to learn even on his sixti...

Why Keeping a Daily Journal is Good for You

Keeping Up With Yourself I enjoyed writing since I was a kid but I don’t remember exactly what was my reason to start writing daily journal. As long as I remember, I’ve been writing a daily journal (I called it “diary”) since I was in elementary school. I keep writing until junior high school but didn’t write regularly. Unfortunately I didn’t keep those diary books –I’m dying to read what I wrote back then, it must be “pretty hilarious”. My senior high school and college days were full of school activities, school assignments and others, so later I started to forget about my daily journal. 

Nur Fazura Sharifuddin

Sayangi Dirimu Aktris multitalenta asal Malaysia ini pertama kali saya lihat di channel E! dalam acara reality show berjudul “Facing Up to Fazura”. Meskipun saya tidak mengikuti setiap episode dari “Facing Up to Fazura”, namun saya menyukai “tokoh utama” acara tersebut, Nur Fazura Sharifuddin. Wanita cantik yang akrab dipanggil Faz ini mulai terkenal di industri hiburan Malaysia ketika ia menjadi pembawa acara “Teens World” pada tahun 2014. Karir Fazura kemudian semakin berkembang berkat perannya sebagai pemeran utama wanita di film “Bicara Hati”. Sejak itu, Fazura membintangi berbagai serial TV, film layar lebar serta acara TV lainnya seperti menjadi juri di acara “Maharaja Lawak Mega”. Film “Manisnya Cinta di Cappadocia” pada tahun 2014 menghantarkan Fazura kepada penghargaan bergengsi “Best Actress” di Malaysia Film Festival Awards yang ke-27. Saya pernah menonton film ini dan merasa bahwa karakter Ifti yang diperankan oleh Fazura sangat mirip dengannya. Sosok Isti dig...