Skip to main content

Posts

opini : lagu Slenco - Cak Diqin ft. Dini Aditama

Another Creative Song Lagu “Slenco” ciptaan Cak Diqin ini merupakan salah satu lagu favorit saya –yang baru saya dengar akhir – akhir ini. Cak Diqin, yang memiliki nama asli Muhammad Sodiqin itu, menyanyikan lagu ini bersama seorang penyanyi bersuara merdu, Dini Aditama. Pertama kali saya mendengar lagu ini di radio, saya merasa bingung karena lirik lagunya tidak ada yang nyambung . Awalnya saya tidak terlalu memikirkan, tapi karena lagunya enak didengar lama – lama saya penasaran dan mencari – cari info serta video lagu “Slenco”. Ternyata benar saja, -karena sebelumnya saya tidak tahu apa arti “Slenco”- lagu ini sudah diberi judul “ Ga Nyambung ” oleh sang pencipta lagu. Menurut saya, lagu ini unik dan kreatif –juga menghibur serta enak didengar.

YongSeo Story (happy birthday Jung Yong Hwa)

#Can't Stop Loving  정용화 Happy Birthday!!! to CNBlue Leader, Jung Yong Hwa -Yong husband, who was born June 22 1989 in Gangnam-gu, Seoul. I wonder what Seohyun gives to Yonghwa for his birthday gift this year... ^^

opini : lagu Perawan Kalimantan - Didi Kempot ft. Yan Velia

Dua Jurus Pamungkas Lagu ciptaan Nanang Irwan ini memiliki dua versi, yaitu dalam bahasa Jawa dan bahasa Banjar. “Perawan Kalimantan” dinyanyikan secara apik oleh seniman campursari modern, Didi Kempot, yang berduet dengan beberapa penyanyi wanita. Saya mendengar lagu ini pertama kali dalam versi bahasa Jawa di radio. Dalam versi bahasa Jawa, Didi Kempot menyanyikan “Perawan Kalimantan” bersama seorang penyanyi bernama Yan Velia. Hal yang membuat saya tertarik dengan lagu ini adalah, mengapa ya harus Kalimantan? hehe .

opini : lagu Ojo Kondo Sopo-Sopo - Cak Diqin ft. Endah Laras

Ketika Cinta Tak Harus Memiliki Salah satu lagu campursari favorit yang saya temukan sekitar tiga tahun lalu ini merupakan ciptaan seorang penyanyi campursari asal kota Banyuwangi, Cak Diqin. Lagu berjudul Ojo Kondo Sopo – Sopo ini dinyanyikan dengan apik bersama penyanyi campursari bersuara merdu nan multitalented , Endah Laras. Menurut saya, lagu ini termasuk lagu bertema “sedih” karena mengisahkan tentang seorang lelaki yang cintanya ditolak oleh gadis pujaannya. Saya menyukai lagu ciptaan Cak Diqin ini karena walaupun bertema sedih, lagu ini tidak terdengar menyedihkan. Musiknya tidak terlalu cepat, tidak terlalu lambat, tapi menenangkan dan enak untuk didengarkan -khususnya bagi yang sedang merasa mellow karena cintanya bertepuk sebelah tangan.. hehe . Hal lain yang membuat saya jatuh cinta pada lagu ini tentunya karena suara mbak Endah Laras yang selalu terdengar bening dan indah.

Don't Sweat the Small Things for Women, by Kristine Carlson

#bigquote for a Truly Happy Woman Seorang wanita dengan rasa percaya diri yang sejati adalah wanita yang paling menarik, karena kecantikannya datang dari perasaan nyaman tentang dirinya sendiri. Perasaan nyaman yang berasal dari dalam. Daripada menyesali masa lalu yang tidak bisa kita ubah; daripada melihat ke belakang atau ke depan; khawatir dan mengantisipasi yang terburuk; lebih baik pusatkan perhatian kita ke sini dan sekarang. 

YongSeo Story (part II)

A Ring I'm Always Dreaming of.. Our couple rings ^^ Yonghwa dan Seohyun pergi ke sebuah toko di Sindangdong pada pertemuan pertama mereka –tengah malam, di bawah guyuran hujan. Mereka membeli beberapa couple stuffs seperti kaos kaki dan cangkir. Saat itu, Yonghwa menemukan rak cincin dan menawarkan pada Seohyun untuk membeli “engagement ring” dan memakainya bersama - sama. Seohyun pun tertarik dengan ide Yonghwa dan mulai mencoba cincin yang ada di rak tersebut. Mereka akhirnya menemukan cincin yang cocok di jari manis mereka dan memutuskan untuk memakai cincin tersebut sebagai couple rings. Cincin yang mereka beli di toko itu hanya seharga 2000 won atau sekitar Rp 20.000, namun Yonghwa bercanda pada Seohyun untuk mengatakan pada semua orang bahwa cincin tersebut adalah cincin yang sangaaaaattt mahal :D Seohyun hanya ketawa – ketiwi saja dengan perilaku Yonghwa tersebut. Syukurlah ya, Seohyun gak protes ketika dibelikan cincin seharga 2000 won oleh Yonghwa, padahal dia m...

Terapi Mendengarkan

Thanks for Listening^^ Terkadang saya merasa tidak dapat mengontrol “apa” yang keluar dari mulut saya. Terlebih kalau sudah bertemu dengan teman karib, apa saja bisa menjadi bahan obrolan. Mulai dari obrolan ringan seputar kehidupan sehari – hari saya, pandangan saya tentang “gosip” yang lagi in, sampai curhat masalah – masalah yang lumayan sensitif. Koq rasa – rasanya semua tentang saya ya.. Bahkan, kalau lawan bicara saya terlihat tidak antusias dengan apa yang saya bicarakan, saya jadi merasa kesal dan sakit hati. Padahal mungkin saja, saya memang pembicara yang membosankan dan “mendominasi” pembicaraan.. hehe. Dihantui perasaan yang tidak enak karena terlalu banyak ngomong serta masukan dari beberapa buku, saya memutuskan untuk insyaf dan akan berusaha mengubah kebiasaan berbicara menjadi kebiasaan mendengarkan. Eh, kenapa ya harus mendengarkan?